Jumat, 20 Juli 2012

Guitar Pro 5.2 Full



Pada kesempatan kali ini saya mau berbagi software Guitar Pro 5.2 Full.
Saya sendiri kurang begitu paham dalam menggunakan program ini, maka saya share aja siapa tahu ada pembaca yang lebih paham dan membutuhkan software Guitar Pro ini untuk latihan atau untuk mempelajari sebuah lagu, atau hanya sekedar untuk menambah koleksi software di komputer. hehehehe......
Apa itu Guitar Pro?
Guitar Pro adalah software untuk untuk membuat atau mempelajari sebuah lagu yang dilengkapi dengan not balok.
Bagi yang ingin mendownload silakan aja langsung download disini.

Senin, 16 Juli 2012

Cara Megetahui Serial Number Windows XP


Ada saatnya kita ingin mengetahui serial number dari windows dan program yang terinstal di komputer kita, tapi kita tidak tahu gimana caranya? coba saja pakai SoftKey Reveale.
Dengan software ini kita bisa mengetahui serial number windows dan program yang terinstall di komputer.
Selain untuk mengetahui serial number, kita juga bisa mengedit Windows Reg Info di komputer kita. Jika ingin menyimpan semua informasi serial number seperti yang di tampilkan di SoftKey Revealer, ada menu save di bagian bawah software ini.
Download SoftKey Revealer

Minggu, 01 April 2012

Download Angry Bird Space Full


Bagi penggemar game Angry Birds pasti sudah menunggu hadirnya versi baru dari game ini. Dan benar saja belum lama ini Rovio sebagai pembuat game  sudah meluncurkan Angry Birds Space. Dari cara permainannya sepertinya tidak banyak yang berubah dari versi sebelumnya hanya saja dalam Angry Birds Space ini kita di ajak menikmati suasana luar angkasa yang tidak ada gravitasi.

Spesifikasi Minimal Angry Birds Space for PC:
– Prosessor 1 Ghz
– Ram 512 MB
– Vga Card = Direct X, OpenGL 1.3 dan Ram 32MB
– Hard disk Space sekitar 50MB
– OS Windows XP SP2

Bagi yang mau mencoba memainkan Angry Birds Space ini bisa langsung mendownload melalui link di bawah ini.

Selasa, 13 Maret 2012

Sudahkah Anda Korupsi Hari Ini?!

Melihat dari judulnya, saya bukan bermaksud menganjurkan Anda untuk korupsi. Tapi di negara yang berpenduduk Muslim terbesar di dunia dan memuat Ketuhanan Yang Maha Esa pada dasar negaranya, ternyata budaya korupsi sudah menjalar ke seluruh lapisan masyarakat.
Sebagai marketing di sebuah toko komputer, saya sering bersinggungan dengan hal-hal tersebut. Ada pengajar yang notabene mengajarkan pada anak didiknya untuk tidak berbuat korupsi nyata-nyata dirinya sendiri yang melakukan. Misal pembelian peralatan ATK seperti kertas, keyboard, flashdisk, dll dari toko kami. Harga misal Rp 100.000, di nota minta ditulis menjadi 125.000.
Atau bahkan ada yang tidak malu-malu meminta nota kosong, entah berapa mereka mengisi nominalnya. Ada pegawai pemerintahan yang jelas-jelas mereka digaji oleh negara, tetap saja mereka melakukan hal yang sama. Apalagi yang sifatnya pengadaan barang dan jasa, dengan alasan menghabiskan anggaran, sayang kalau dikembalikan lagi.
Tidak pegawai negeri saja, ternyata pegawai swasta pun melakukan hal yang sama. Mereka menyebutnya uang lelah, itung-itung buat pengganti ongkos. Bahkan tidak jarang saya menemui anak-anak sekolah yang membeli barang ingin ditulis di notanya harga menurut dia, untuk bukti kepada orang tuanya.
Sebagai penjual saya terus terang dilema. Itu di lingkungan kerja, sekarang Anda saya bawa ke tempat tinggal. Ketika KTP saya hilang dan berniat membuat KTP baru, dimulai dari tingkat RT RW, sudah tidak aneh kita agak dipaksa untuk memberi minimal Rp 10.000 untuk sebuah surat pengantar dan tanda tangan mereka.
Lanjut kepada pihak kepolisian, saya meminta surat keterangan kehilangan. Setelah selesai, saya iseng memancing bertanya: "Makasih pak, ada biaya ga pak?” Dengan jelas si petugas kepolisian menjawab “Rp 20.000.”
Karena di dompet tidak ada Rp 20.000, saya menawar bagaimana kalau Rp.15.000 saja. Ternyata petugas tersebut setuju. Padahal bulan lalu saya mengantar teman yang kehilangan motor dan meminta surat keterangan kehilangan juga tidak dipungut biaya. Memang waktu itu kami cukup bilang terima kasih saja dan langsung pergi. Coba bayangkan kalau minimal Rp 10.000 saja terus ada 100 orang, berapa jumlah uangnya?
Setelah itu saya lanjut ke kelurahan, di pintu masuk ada tulisan ‘Gratis, tidak dipungut biaya.’ Dan lagi-lagi dengan alasan uang rokok, kembali saya harus mengeluarkan uang lagi.
Tapi, memang tidak semua yang berbuat seperti itu. Contohnya waktu itu ada seorang guru berbelanja di tempat kami, dengan sangat hati-hati saya menanyakan “Nota mau ditulis berapa?” Tapi beliau dengan tegas menjawab harga yang sebenarnya.
Akhh, andai saja semua pendidik seperti beliau. Dengan sedikit malu saya ucapkan terima kasih dan minta maaf atas perkataan tadi. Dan ternyata guru tersebut memaklumi karena memang banyak yang suka seperti begitu, tapi dirinya tidak mau ikut-ikutan.
Saya berharap negeri ini ke depannya bisa benar-benar bebas korupsi.

sumber : Republika

Selasa, 27 Desember 2011

Kamis, 15 Desember 2011

Domain co.cc Kembali Terindex Google

Setelah beberapa bulan di banned oleh google dengan alasan yang saya sendiri juga tidak paham, akhirnya sekarang domain co.cc sudah bisa masuk dalam mesin pencari google. Contohnya blog saya Bisnisfx sekarang udah terindex oleh google lagi. Sejak tahu domain co.cc di banned saya jadi malas mengelola blog saya yang memakai domain co.cc, tapi sekarang jadi semangat lagi untuk terus menghidupkan blog bisnisfx.co.cc. Semoga saja kedepannya google tidak membanned domain ini lagi.

Rabu, 27 Juli 2011

Manusia Penghuni Kutub Punya Otak Lebih Besar

VIVAnews - Penelitian terbaru menunjukkan orang yang hidup di daerah kutub mempunyai bola mata dan otak yang lebih besar. Peningkatan ukuran otak dan mata ini memungkinkan seseorang melihat lebih baik dari pada mereka yang tinggal di katulistiwa.

"Seseorang yang tinggal di daerah kutub akan memiliki bola mata 20 persen lebih besar dari mereka yang tinggal di equator," kata Kepala Institute of Cognitive & Evolutionary Anthropology Universitas Oxford, Robin Dunbar seperti dilansir laman Discovery News.

"Orang yang tinggal di garis lintang tinggi mempunyai aktivitas visual yang lebih tinggi dari pada yang tinggal di sekitar equator," tambah Dunbar.

"Intinya, mereka memiliki penglihatan lebih baik untuk mengatasi tingkat pencahayaan yang kurang di daerah garis lintang tinggi."

Untuk penelitian ini, Dunbar dan koleganya, Eiluned Pearce meneliti 55 individu dari 12 populasi berbeda. Penelitian ini difokuskan pada volume dan kapasitas tengkorak. Individu yang diteliti merupakan orang yang hidup pada 200 tahun lalu dan tengkoraknya menjadi koleksi Museum Universitas Oxford.

Penelitian menemukan hubungan yang signifikan antara garis lintang dengan volume otak. Otak terendah dimiliki oleh jenis Micronesia yang banyak tinggal disekitar garis katulistiwa dengan berat otak 40,6 ons. Sedangkan otak yang lebih besar dimiliki jenis Scandinavia yang banyak tinggal di sekitar kutub dengan berat 50,2 ons.

Tengkorak warga penghuni Kutub Utara tidak dimasukkan, tapi peneliti membuat perkiraan 20 persen lebih besar berdasarkan data yang mereka punya. Namun, para peneliti dengan cepat mengatakan volume otak ini tidak terkait dengan tingkat kecerdasan.

"Intinya, yang kami maksudkan orang memiliki otak lebih besar pada orang yang tinggal di garis lintang tinggi, bukan berarti mereka lebih cerdas. Ini hanya berarti mereka memiliki peningkatan volume otak yang digunakan untuk penglihatan dan ini telah meningkatkan ukuran otak secara keseluruhan," kata Pearce.

Bola mata yang lebih besar memungkinkan gambar yang jatuh ke daerah photoreceptor lebih kecil sehingga lebih jelas untuk membedakan. Jumlah pencahayaan di bumi semakin menurun seiring peningkatan garis lintang. Sehingga, orang-orang yang tinggal di daerah garis lintang tinggi perlu meningkatkan penglihatan.

Minggu, 19 Juni 2011

Ayah Juga Lupa

Dengar, Nak: Ayah mengatakan ini pada saat kau terbaring tidur, sebelah tangan kecil merayap dibawah pipmu dan rambutmu yang keriting pirang lengket pada dahimu yang lembap.

Ayah menyelinap masuk seorang diri ke kamarmu.

Baru beberapa menit yang lalu, ketika Ayah sedang membaca koran di ruang perpustakaan, satu sapuan sesal yang amat dalam menerpa. Dengan perasaan bersalah Ayah datang masuk menghampiri pembaringanmu.

Ada hal-hal yang Ayah pikirkan, Nak: Ayah slama ini bersikap kasar kepadamu.

Ayah membentakmu ketika kau sedang berpakaian hendak pergi ke sekolah karena kau cuma menyeka mukamu sekilas dengan handuk. Lalu Ayah lihat kau tidak membersihkan sepatumu.

Ayah berteriak marah tatkala kau melempar beberapa barangmu ke lantai.

Saat makan pagi Ayah juga menemukan kesalahan.

Kau meludahkan makananmu. Kau menelan terburu -buru makananmu. Kau meletakkan sikumu diatas meja. Kau mengoleskan mentega terlalu tebal di rotimu. Dan begitu kau mulai bermain dan Ayah berangkat mengejar kereta api, kau berpaling dan melambaikan tangan sambil berseru, "Selamat jalan ayah!" dan ayah mengerutkan dahi, lalu menjawab, "Tegakkan bahumu!"

Kemudain semua itu berulang lagi pada sore hari.

Begitu ayah muncul dari jalan, ayah segera mengamatimu dengan cermat, memandang hingga lutut, memandangmu yang sedang bermain kelereng. Ada lubang-lubang pada kaus kakimu.

Ayah menghinamu didepan kawan-kawanmu, lalu menggiringmu untuk pulang ke rumah.

Kaus kaki mahal - dan kalau kau yang harus membelinya, kau akan lebih berhati-hati! Bayangkan itu, Nak, itu ke;uar dari pikiran seorang ayah!

Apakah kau ingat, nantinya, ketika Ayah sedang membaca di ruang perpustakaan, bagaimana kau dengan perasaan takut, dengan rasa terluka dalam matamu? Ketika Ayah terus memandang koran, tidak sabar karena gangguanmu, kau jadi ragu-ragu didepan pintu. "Kau mau apa?" semprot Ayah.

Kau tidak berkata sepatah pun, malainkan berlari melintas melompat kearah Ayah, kau melemparkan tanganmu melingkari leher Ayah dan mencium Ayah, tangan tanganmu yang kecil semakin erat memeluk dengan hangat, kehangatan yang telah Tuhan tetapkan untuk mekar dihatimu dan yang bahkan pengabaian sekalipun tidak akan mampu melemahkannya.

Dan kemudian kau pergi, bergegas menaiki tangga.

Nah, Nak, sesaat setelah koran itu jatuh dari tangan Ayah, dan satu rasa takut yang menyakitkan menerpa Ayah.

Kebiasaan apa yang sudah Ayah lakukan? Kebiasaan dalam menemukan kesalahan, dalam mencerca - ini adalah hadiah Ayah untukmu senbagai seorang anak lelaki. Bukan berarti Ayah tidak mencintaimu; Ayah melakukan ini karena Ayah berharap terlalu banyak dari masa muda.

Ayah sedang mengukurmu dengan kayu pengukur dari tahun-tahun Ayah sendiri.

Dan sebenarnya begitu banyak hal yang baik dan benar dalam sifatmu.

Hati mungil milikmu sama besarnya dengan fajar yang memayungi bukit bukit luas.

Semua ini kau tunjukkan dengan sikap spontanmu saat aku menghambur masuk dan mencium ayah sambil mengucapkan selamat tidur. Tidak ada masalah lagi malam ini, Nak. Ayah sudah datang ke tepi pambaringanmu dalam kegelapan, dan Ayah sudah berlutut disana, dengan rasa malu!.

Ini adalah sebuah tobat yang lemah; Ayah tahu kau tidak akan mengerti hal-hal seperti ini kalau Ayah sampaikan hal ini saat kau terjaga. Tapi esok hari Ayah akan menjadi Ayah sejati! Ayah akan bersahabat karib denganmu, dan ikut menderita bila kau menderita, dan tertawa bila kau tertawa. Ayah akan menggigit lidah Ayah kalau kata-kata tidak sabar keluar dari mulut Ayah.

Ayah akan terus mengucapkannya kata ini seolah-olah sebuah ritual: "Dia cuma seorang anak kecil - anak lelaki kecil..! "

Ayah khawatir sudah membayangkanmu sebagai seorang lelaki.

Namun saat Ayah memandangmu sekarang, Nak, meringkuk barbaring dan letih dalam tempat tidurmu, Ayah lihat kau masih seorang bayi. Kemarin kau masih dalam gendongan ibumu, kepalamu berada di bahu ibumu. Ayah sudah meminta terlalu banyak, sungguh terlalu banyak.

(W. Livingstone Larned)